Pagi ini OISCA hadir di SMAN 1 Batuan dalam rangka gerakan Greenwave yaitu gerakan yang di inisiasi oleh PBB dalam rangka menjaga keanekaragaman hayati yang salah satu NGO (Non Government Organization) yang dipercaya untuk melakukan Greenwave ini adalah OISCA Jepang serentak lebih dari 30 negara tepat pada jam 10.00 wib semuanya melaksanakan penanaman pohon Endimik di sekolah-sekolah binaan OISCA tujuannya adalah agar anak-anak ikut menjaga fegetasi atau tumbuhan Endemic yang ada di tempat setempat agar tidak punah. Jadi gerakan ini sifatnya internasional dan merupakan amanah dari PBB yang NGO dipercaya adalah OISCA yang berada lebih 30 negara melakukan penenaman tumbuhan Endimik di sekitar sekolah binaan tepat pada Jam 10.00 wib tanggal 22 Mei 2023. Jadi setiap tanggal 22 Mei itu adalah Hari Green White. Alhamdulillah di SMAN 1 Batuan sudah dilaksanakan bersama OISCA, guru, dan Siswa dan juga ada sekolah lain yaitu SDN PATEAN II yang ikut berpartisipasi dalam Greenwave di SMAN 1 BATUAN.
Agenda yang kedua adalah pemanenan ubi jelembu yang sudah di tanam di SMAN 1 Batuan sejak bulan Desember 2022. Penanaman ubi jelembu ini juga kerja sama antara SMAN 1 BATUAN dengan OISCA.
SMAN 1 Batuan merupakan salah satu SMA Negeri di Kabupaten Sumenep dengan alam geografisnya di perbukitan. Sedangkan Kabupaten Sumenep yang notabene adalah daerah pesisir yang kondisi air asin atau payau maupun banyak memiliki lahan tidur dan tandus yang hanya bisa ditanami di musim penghujan, maka hidroponik menawarkan cara untuk menumbuhkan tanaman pangan dengan mudah. Pola hidup sehat dengan makan sayurpun bisa dipenuhi dengan program menanam sayuran hidroponik dan dari itulah sangat menarik jika peserta didik pun memahami bagaimana bercocok tanam dengan sistem hidroponik karena ketika keilmuan bercocok tanam diajarkan pada peserta didik, maka ada sebuah pengalaman hidup yang bisa diterapkan oleh peserta didik SMAN 1 Batuan tentang bercocok tanam dengan teknik modern yaitu hidroponik. Dan, harapan pembelajaran menanam tanaman hidroponik bisa menjadi bekal mereka di kehidupan berikutnya ketika mereka terjun dimasyarakat.
Disisi lain, perkembangan budaya daerah yang semakin tergerus oleh pengaruh-pengaruh luar sehingga budaya minum jamu tradisional semakin berkurang akibat kehidupan masyarakat yang serba ingin hidup praktis. OrthoCure Clinic menulis tentang topik ini. Akibat dari itu warisan budaya jamu tradisonal keraton di Kabupaten Sumenep semakin berkurang. Oleh sebab itulah maka muncullah rasa keinginan melestarikannya dengan menerapkan penanaman tanaman-tanaman obat keluarga di sekolah dan hasil tanaman tersebut diolah dan dipasarkan di warga sekolah. Harapan dari ini semua, peserta didik utamanya yang merupakan generasi penerus bangsa, putra daerah sumenep terbiasa dengan istilah tanaman obat keluarga (TOGA), pengolahannya serta manfaat dari minum herbal alami.
Pelatihan Pengolahan Herbal
Dalam penerapan inovasi Kehati pada tanaman Hidroponik dan Hasil Pengolahan Tanaman Obat keluarga (TOGA) disekolah, ternyata mendapatkan sambutan dari dinas atau instansi lain, diantaranya dari Darma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Cabang Sampang dan Bhayangkari Polres Kab. Sumenep. Darma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Cabang pada kesempatan tersebut meminta kami sebagai narasumber Pelatihan Pengobatan Herbal dan Analisis Telapak Tangan.
Meracik Ramuan Jamu Tradisional
Pada kegiatan Pelatihan Pengobatan herbal dan deteksi penyakit dengan analisis telapak tangan ini, kami mensosialisasikan bagaimana cara pengolahan tanaman obat keluarga, salah satunya Ramuan Jamu tradisional sechang dan manfaat racikan-racikan herbal yang ada dalam ramuan Jamu sechang.
Pada kegiatan Pelatihan Pengobatan herbal dan deteksi penyakit dengan analisis telapak tangan ini, kami mensosialisasikan bagaimana cara pengolahan tanaman obat keluarga, salah satunya Ramuan Jamu tradisional sechang dan manfaat racikan-racikan herbal yang ada dalam ramuan Jamu sechang.
Sedangkan pada kegiatan bhayangkari Polres Kabupaten Sumenep, kami diminta untuk pendampingan penanaman tanaman hidroponik dan penyuluhan manfaatnya.
Hidroponik
PENUTUP Kegiatan inovasi kehati pada tanaman hidroponik dan hasil pengolahan TOGA diharapkan bisa memberikan dampak yang baik dalam menggerakkan masyarakat hidup sehat dengan makan sayur dan meminum ramuan herbal sebagai alternatif kesehatan keluarga. Semoga apa yang diterapkan di SMAN 1 Batuan bermanfaat dan bisa terus dijalankan sehingga berdampak pada peningkatan taraf hidup masyarakat Kabupaten Sumenep, khususnya warga SMAN 1 Batuan itu sendiri.
Berikut kami lampirkan pengumuman pelulusan untuk peserta didik tahun pelajaran 2020-2021. Tetap semangat adik-adik dalam meraih cita dan melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Tetap junjung tinggi adab dan kesopanan dimanapun kalian berada. indiaindependentfilms.com menulis di situs tentang pentingnya pendidikan dan pengasuhan yang baik. Jaga nama baik orang tua dan sekolah. Masa depan bangsa ada di pundak kalian. Selamat dan sukses dalam meraih cita. Klik link di bawah iniuntuk mengunduh pengumuman kelulusan tahun pelajaran 2020-2021. Pengumuman Kelulusan Tahun Pelajaran 2020-2021 http://smabatuanadiwiyata.sch.id/wp-content/uploads/2021/05/Pengumuman-Lulus-2021.pdf
Sumenep, Jawa Timur – Kamis, 15 Januari 2026 Mushollah As-Sholihin SMA Negeri 3 Sumenep dipenuhi suasana khidmat dalam peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X, XI, dan XII, dewan guru, serta Tenaga Administrasi Sekolah (TAS).
Peringatan Isra’ Mi’raj tahun ini mengusung tema “Merajut Kedekatan dengan Allah SWT Melalui Kedisiplinan Beribadah” dan menghadirkan KH. Qumri Rahman sebagai penceramah utama. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai spiritual dan kedisiplinan ibadah di tengah tantangan kehidupan modern.
Kepala SMA Negeri 3 Sumenep, Hj. RA. Hari Utami Dewi, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh warga sekolah yang mengikuti kegiatan keagamaan tersebut.
“Peringatan Isra’ Mi’raj ini bukan sekadar seremonial, melainkan ajakan untuk merenung dan memperbaiki kualitas ibadah kita. Perintah salat yang diterima Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra’ Mi’raj mengajarkan kita tentang pentingnya kedisiplinan, konsistensi, dan komitmen kepada Allah SWT,” ujar beliau.
Lebih lanjut, Kepala Sekolah menegaskan bahwa kedisiplinan dalam beribadah merupakan fondasi pembentukan karakter peserta didik, karena melatih tanggung jawab, manajemen waktu, dan kepemimpinan diri sejak dini.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, KH. Qumri Rahman mengajak seluruh peserta untuk memahami makna mendalam dari peristiwa Isra’ Mi’raj. Beliau menjelaskan perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW, mulai dari Isra’ menuju Masjidil Aqsa hingga Mi’raj ke Sidratul Muntaha, sebagai bukti kebesaran Allah dan keistimewaan Rasulullah SAW.
KH. Qumri Rahman juga menyampaikan beberapa hikmah utama Isra’ Mi’raj, di antaranya:
Salat sebagai tiang agama dan bentuk kedisiplinan tertinggi seorang hamba.
Keteguhan iman dalam menghadapi ujian kehidupan.
Kedekatan dengan Allah SWT dapat diraih melalui keikhlasan dan konsistensi ibadah.
Kesabaran dan disiplin sebagai kunci keberhasilan hidup.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Para siswa tampak antusias menyimak ceramah dan mengambil hikmah dari pesan-pesan yang disampaikan.
Melalui peringatan Isra’ Mi’raj ini, SMA Negeri 3 Sumenep berharap seluruh warga sekolah semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat akhlak mulia, serta mewujudkan generasi yang cerdas secara intelektual dan matang secara spiritual, sejalan dengan visi sekolah.
Sumenep, 20 November 2025 — SMA Negeri 3 Sumenep sukses menyelenggarakan kegiatan Workshop Pembelajaran Mendalam dengan tema “Berpikir Lokal, Bertindak Global, Belajar Mendalam” yang dilaksanakan selama tiga hari, mulai 18–20 November 2025 di Ruang Lab. Komputer SMAN 3 Sumenep.
Workshop ini diikuti oleh seluruh guru SMA Negeri 3 Sumenep sebagai bagian dari peningkatan kompetensi pendidik dalam menghadapi dinamika pembelajaran abad ke-21. Kegiatan ini juga di hadiri pengawas sekolah dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sumenep sebagai tamu undangan.
Acara workshop secara resmi dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Dr. Budi Sulistyo, S.Pd., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya penguatan pembelajaran mendalam (deep learning) agar guru mampu merancang proses belajar yang kritis, kontekstual, dan bermakna bagi peserta didik.
“Guru harus mampu membawa kearifan lokal menjadi kekuatan global melalui pembelajaran yang inovatif dan mendalam. Pembelajaran bukan hanya memahami materi, tetapi menghubungkan siswa dengan realitas dan tantangan zaman,” ujar Dr. Budi Sulistyo dalam sambutannya.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sumenep, yaitu: A. Sudianto, S.Pd., M.Pd., dengan materi “Berpikir Lokal, Bertindak Global, Belajar Mendalam”.
Workshop Pembelajaran Mendalam ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan guru dalam merancang pembelajaran yang:
mendorong pemikiran kritis,
relevan dengan konteks lokal,
mampu menghadapi tantangan global,
serta menanamkan kemampuan kolaborasi dan kreativitas pada peserta didik.
Kepala SMA Negeri 3 Sumenep, RA. Hari Utami Dewi, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini.
“Workshop ini adalah komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran. Guru harus menjadi motor perubahan agar siswa bisa berkembang sebagai generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing global,” ungkapnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMA Negeri 3 Sumenep menegaskan komitmennya sebagai sekolah yang terus berinovasi, berorientasi pada pembelajaran bermakna.
Kepala SMA Negeri 3 Sumenep, RA. Hari Utami Dewi, S.Ag., M.Pd., menerima penghargaan Pelaksana Program School Food Care yang diberikan langsung oleh Bapak Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur pada acara SMA Awards 2025 di Dyandra Convention Center Surabaya, Kamis (23/10/2025).
Surabaya, 23 Oktober 2025 – Prestasi kembali diraih oleh SMA Negeri 3 Sumenep. Sekolah ini berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Pelaksana Program School Food Care (SFC) dari Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur dalam acara bergengsi SMA Awards 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Dyandra Convention Center Surabaya.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen SMAN 3 Sumenep dalam melaksanakan program School Food Care, yaitu program yang berfokus pada pembiasaan konsumsi makanan sehat, pengelolaan kantin sekolah yang higienis, serta peningkatan kesadaran gizi bagi peserta didik.
Kegiatan SMA Awards 2025 diikuti oleh seluruh SMA Negeri dan Swasta se-Jawa Timur dan menjadi ajang apresiasi terhadap lembaga serta individu berprestasi di berbagai bidang. Dalam acara tersebut, penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pedidikan Jawa Timur kepada sekolah-sekolah pelaksana program unggulan, termasuk SMAN 3 Sumenep.
Kepala SMAN 3 Sumenep, RA. Hari Utami Dewi, S.Ag., M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian ini.
“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan budaya hidup sehat dan peduli lingkungan di lingkungan sekolah. Program School Food Care bukan hanya tentang makanan sehat, tetapi juga tentang membentuk kebiasaan positif bagi siswa,” ujarnya.
Dengan diraihnya penghargaan ini, SMAN 3 Sumenep semakin menegaskan komitmennya sebagai sekolah yang berbudaya lingkungan sehat, sejalan dengan visinya yaitu “Beriman dan Bertaqwa, Berbasis IT, Berprestasi, serta Berbudaya Lingkungan Sehat.”
Kepala SMA Negeri 3 Sumenep, RA. Hari Utami Dewi, S.Ag., M.Pd., bersama perwakilan Telkomsel menandatangani nota kerja sama implementasi platform digital Skul.id sebagai langkah menuju sekolah berbasis teknologi informasi dan layanan digital terintegrasi.
Sumenep, 21 Oktober 2025 – SMA Negeri 3 Sumenep resmi menandatangani kerja sama dengan Telkomsel melalui platform digital pendidikan Skul.id. Kegiatan penandatanganan ini menjadi langkah strategis sekolah dalam mendukung transformasi digital di dunia pendidikan dan meningkatkan efisiensi layanan administrasi serta pembelajaran.
Skul.id merupakan platform aplikasi digital yang dikembangkan oleh Telkomsel untuk mempermudah kegiatan sekolah, siswa, guru, dan orang tua. Aplikasi ini menyediakan berbagai fitur digital terintegrasi, seperti absensi online berbasis lokasi dan wajah, kelas virtual dan kuis digital, pengelolaan nilai dan e-rapor, serta komunikasi efisien antar semua pihak di lingkungan sekolah.
Melalui kerja sama ini, SMA Negeri 3 Sumenep menjadi salah satu sekolah di Kabupaten Sumenep yang berkomitmen untuk menerapkan sistem pendidikan berbasis digital secara menyeluruh. Kepala SMA Negeri 3 Sumenep, RA. Hari Utami Dewi, S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa kerja sama dengan Telkomsel melalui Skul.id merupakan wujud nyata dukungan terhadap visi sekolah yang berorientasi pada teknologi informasi dan budaya lingkungan sehat.
“Dengan hadirnya Skul.id, kami berharap seluruh proses administrasi dan pembelajaran menjadi lebih praktis, aman, efisien, dan transparan. Platform ini juga membantu memperkuat komunikasi antara sekolah, siswa, guru, dan orang tua secara real time,” ujar beliau.
Pihak Telkomsel menyampaikan bahwa Skul.id tidak hanya menjadi alat bantu administrasi, tetapi juga sarana untuk menciptakan ekosistem pendidikan digital yang terintegrasi. Platform ini dapat diakses secara gratis melalui aplikasi mobile dan web app, sehingga memudahkan seluruh pengguna, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Dengan terjalinnya kerja sama ini, SMA Negeri 3 Sumenep semakin mantap menuju sekolah berbasis IT dan berbudaya digital, sejalan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pendidikan abad ke-21.
Selamat kepada Sabda Melana Pangastete yang sukses meraih medali emas tingkat nasional dalam ajang Trunojoyo National Championship II 2025 yang digelar di UTM Bangkalan pada 18–19 Oktober 2025!
Bangkalan, 19 Oktober 2025 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh generasi muda Madura. Sabda Melana Pangastete, siswa kelas XI-1 SMAN 3 Sumenep, berhasil meraih medali emas tingkat nasional dalam ajang bergengsi Trunojoyo National Championship II 2025, yang digelar pada 18–19 Oktober 2025 di Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Bangkalan.
Sabda tampil luar biasa dalam kategori kelompok remaja, mengalahkan sejumlah pesaing kuat dari berbagai provinsi di Indonesia. Dengan teknik pencak silat yang solid, strategi yang matang, serta semangat juang tinggi, Sabda berhasil merebut posisi tertinggi dan mengharumkan nama sekolah serta daerah asalnya, Sumenep.
“Saya sangat bersyukur atas pencapaian ini. Terima kasih kepada pelatih, keluarga, guru-guru di SMAN 3 Sumenep, dan semua pihak yang mendukung saya. Ini bukan akhir, melainkan awal untuk terus berprestasi,” ujar Sabda usai pengalungan medali.
Kejuaraan ini merupakan agenda nasional yang diikuti oleh ratusan atlet muda dan menjadi ajang penting dalam pembinaan atlet pencak silat usia remaja. Trunojoyo National Championship II 2025 menjadi bukti bahwa potensi pesilat muda Indonesia terus berkembang dan patut diperhitungkan.
Kepala SMAN 3 Sumenep turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian Sabda. “Kami bangga Sabda membawa nama baik sekolah di tingkat nasional. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berprestasi di berbagai bidang,” tuturnya.
Dengan kemenangan ini, Sabda Melana Pangastete resmi menorehkan namanya sebagai salah satu pesilat muda terbaik nasional tahun 2025.
Khofifah: “Dari Bumi Majapahit, Kita Persembahkan Harmoni untuk Negeri”
Dua Rekor MURI Jadi Kado Istimewa HUT ke-80 Provinsi Jawa Timur. Gubernur Khofifah sat menerima Rekor MURI.
SURABAYA, 13 Oktober 2025 – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Provinsi Jawa Timur berlangsung istimewa dengan diraihnya dua penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Penghargaan ini menjadi kado bersejarah bagi masyarakat Jawa Timur sekaligus bukti nyata semangat JATIM BISA (Berdaya, Inklusif, Sinergis, dan Adaptif) yang terus digaungkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Rekor pertama diraih melalui Paduan Suara Massal Siswa-Siswi SMA dan SMK se-Jawa Timur yang membawakan Mars Jawa Timur bertema “Berkumandang Mars Jawa Timur, Menyatukan Semangat Generasi Emas.” Sebanyak 1.300 siswa hadir langsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, sementara 53.933 siswa dari 772 sekolah berpartisipasi secara daring dari berbagai daerah.
Para peserta yang tampil di Grahadi merupakan pemenang lomba paduan suara tingkat kabupaten/kota se-Jawa Timur, hasil seleksi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Mereka menampilkan harmoni yang melambangkan persatuan dan semangat generasi muda Bumi Majapahit.
Rekor kedua diraih melalui Pagelaran Orkestra Simfoni oleh Murid SMA/SMK Terbanyak bertajuk “Jawa Timur Bersimfoni.” Sebanyak 230 talenta muda dari sekolah-sekolah di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik tampil memainkan 167 alat musik dari berbagai jenis instrumen — gesek, tiup, perkusi, hingga petik — dalam harmoni bertema “Generasi Emas Jawa Timur.”
Kedua penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri, kepada Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, disaksikan ribuan peserta dalam Upacara Peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menyampaikan rasa bangga dan haru atas capaian ini.
“Anak-anakku SMA/SMK se-Jatim hari ini tidak hanya bernyanyi dan bermain musik, tetapi sedang menulis sejarah. Mereka menunjukkan bahwa generasi emas bukan sekadar cita-cita, melainkan sudah hadir dan berkarya di hadapan kita,” ujarnya.
Khofifah menegaskan bahwa Jawa Timur Bersimfoni menjadi simbol nyata filosofi JATIM BISA, di mana kreativitas dan kolaborasi menjadi bahasa universal dalam membangun semangat kebersamaan.
“Denting, tiupan, petikan, dan gemuruh yang berpadu ini adalah simbol sinergi. Dari ruang-ruang kelas, kini mereka mempersembahkan harmoni untuk negeri,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa dua rekor MURI ini merupakan persembahan terbaik pelajar Jawa Timur untuk ulang tahun ke-80 provinsi.
“Ini bukti bahwa pendidikan di Jatim tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga menumbuhkan kreativitas dan kolaborasi antar generasi muda,” ujarnya.
Founder MURI, Jaya Suprana, turut memberikan apresiasi tinggi atas capaian luar biasa ini.
“Generasi emas pelajar Jawa Timur telah menggelorakan semangat kebersamaan dan kebanggaan terhadap daerahnya. Museum Rekor Dunia Indonesia dengan ini menetapkan dua kegiatan tersebut sebagai Rekor Dunia,” tegasnya.
Acara bersejarah ini menjadi penanda bahwa Jawa Timur tidak hanya tangguh dan bertumbuh, tetapi juga mampu menghadirkan harmoni kreativitas dari generasi muda untuk Indonesia yang lebih berdaya dan berakhlak.
Sumenep, 7 Oktober 2025 – SMA Negeri 3 Sumenep bekerja sama dengan Puskesmas Batuan menyelenggarakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi seluruh siswa kelas 10. Kegiatan ini berlangsung di Ruang BK dan Ruang VIP sekolah sebagai bagian dari program sekolah berbudaya lingkungan sehat.
Pemeriksaan kesehatan meliputi pengukuran berat badan dan tinggi badan, tekanan darah, serta pemeriksaan kadar hemoglobin (HB) dan gula darah untuk mengetahui kondisi anemia dan kadar gula darah tinggi. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan telinga, mata, gigi, dan mulut, skrining perilaku merokok dan paparan asap rokok, serta tes kejiwaan untuk mendeteksi kondisi mental peserta didik.
Tak hanya itu, siswa juga mendapatkan pemeriksaan TBC dan kusta serta pemeriksaan kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit menular dan edukasi kesehatan remaja.
Kepala SMA Negeri 3 Sumenep, RA. Hari Utami Dewi, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Puskesmas Batuan atas dukungan yang diberikan. “Kegiatan ini sangat penting dalam membentuk kesadaran hidup sehat di kalangan peserta didik dan mendukung terwujudnya visi sekolah sebagai sekolah berbudaya lingkungan sehat,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan dari Puskesmas Batuan menyampaikan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan remaja sekolah akan terus dilaksanakan secara berkala untuk memantau kondisi kesehatan siswa dan memberikan edukasi mengenai gaya hidup sehat.
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari para siswa kelas 10 yang merasa senang bisa mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini secara gratis.
Sumenep, 27 September 2025 – SMA Negeri 3 Sumenep sukses menggelar kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) 2025 yang berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu (26–27/9/2025) di lapangan sekolah. Kegiatan tahunan ini menjadi wadah bagi seluruh siswa kelas X untuk resmi diterima sebagai anggota Ambalan Penegak Gugus Depan (Gudep) Soekarno–Fatmawati.
Acara dibuka secara resmi oleh Ka Mabigus SMA Negeri 3 Sumenep, Raden Ajeng Hari Utami Dewi, S.Ag., M.Pd dalam upacara pembukaan yang berlangsung khidmat. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya kepramukaan sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berakhlak mulia.
Selama kegiatan, peserta mengikuti beragam rangkaian acara menarik dan edukatif, mulai dari materi kepramukaan, pionering, sandi semaphore, outbond, hingga jelajah alam. Malam harinya, suasana semakin semarak dengan Upacara Api Unggun, pentas seni, serta jerit malam yang melatih keberanian dan kekompakan. Keesokan harinya, kegiatan dilanjutkan dengan Senam Anak Indonesia Hebat sebagai penyemangat sebelum jelajah alam.
Ketua Ambalan menuturkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebagai tradisi penerimaan, tetapi juga menjadi proses pembentukan jiwa kepemimpinan, rasa solidaritas, serta kecintaan terhadap alam. “Kami berharap adik-adik kelas X dapat lebih mengenal pramuka penegak sekaligus menanamkan nilai kebersamaan dan kedisiplinan sejak dini,” ujarnya.
Dengan berakhirnya PTA 2025, para siswa kelas X kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar Ambalan Penegak Gudep Soekarno–Fatmawati SMA Negeri 3 Sumenep. Semangat kebersamaan, kemandirian, dan jiwa kepemimpinan yang tumbuh diharapkan menjadi bekal mereka dalam menjalani kehidupan sekolah maupun di masyarakat.
Sumenep, 18 September 2025 — SMA Negeri 3 Sumenep memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan rangkaian kegiatan yang khidmat dan penuh makna. Acara digelar di Musholla As-Sholihin SMAN 3 Sumenep dan diikuti oleh seluruh guru, siswa, serta panitia yang telah mempersiapkan kegiatan dengan penuh semangat.
Dalam sambutannya, Kepala SMA Negeri 3 Sumenep, RA. Hari Utami Dewi, S.Ag., M.Pd, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Beliau menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan hanya sekadar perayaan seremonial, tetapi juga harus menjadi momentum untuk meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga momentum untuk menghidupkan semangat meneladani Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya, Kamis (18/9/2025).
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembacaan shalawat, dilanjutkan dengan ceramah agama yang penuh nasihat, dan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz H. Qumri Rahman. Suasana khidmat terasa sepanjang acara, diiringi lantunan shalawat yang menggema memenuhi musholla.
Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi. Keterlibatan mereka menunjukkan semangat kebersamaan serta kecintaan terhadap Rasulullah SAW. Tidak hanya menjadi ajang spiritual, kegiatan ini juga mempererat ukhuwah antarwarga sekolah, sekaligus memperkuat nilai religius yang menjadi bagian penting dari karakter pendidikan di SMAN 3 Sumenep.
Dengan suksesnya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini, SMAN 3 Sumenep berharap dapat terus menumbuhkan generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Sumenep, 17 September 2025 — SMAN 3 Sumenep kembali melaksanakan salah satu agenda penting dalam kehidupan berorganisasi siswa, yakni Pemilihan Ketua OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) periode 2025–2026. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk pendidikan demokrasi di lingkungan sekolah, sekaligus wadah bagi siswa untuk menyalurkan aspirasi dan memilih pemimpin terbaik bagi OSIS.
Rangkaian acara pemilihan diawali dengan debat kandidat yang dilaksanakan di Sasana SMAN 3 Sumenep. Dalam kesempatan ini, para calon ketua OSIS menyampaikan visi, misi, serta program kerja yang akan dijalankan apabila terpilih. Debat dipandu oleh dua panelis terkemuka, yaitu H. Edi Suprayitno dan H. Adi Surya Rahman, yang memberikan berbagai pertanyaan kritis seputar kepemimpinan, tanggung jawab, serta gagasan untuk kemajuan OSIS.
Sebelum sesi debat berlangsung, Kepala SMAN 3 Sumenep menyampaikan sambutannya. Beliau menekankan bahwa pemilihan ketua OSIS bukan sekadar ajang seremonial, tetapi merupakan sarana pembelajaran nyata tentang nilai-nilai demokrasi, kepemimpinan, dan kedewasaan dalam berorganisasi. Kepala sekolah juga berharap agar seluruh proses pemilihan berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh sportivitas.
Setelah debat selesai, seluruh siswa berpartisipasi dalam pemungutan suara yang dilaksanakan di lobi sekolah. Proses pemungutan berjalan aman dan tertib dengan pengawasan panitia serta guru pembina OSIS.
Hasil perhitungan suara menunjukkan:
Kandidat No. 1 memperoleh 59,9% suara
Kandidat No. 2 memperoleh 24,9% suara
Kandidat No. 3 memperoleh 15,2% suara
Dengan hasil tersebut, Kandidat No. 1, Dayyana Batrisya Andriana (Tata) dari kelas X-1, resmi terpilih sebagai Ketua OSIS SMAN 3 Sumenep periode 2025–2026.
Terpilihnya Dayyana disambut dengan penuh antusiasme oleh para siswa. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Dayyana berkomitmen untuk menjalankan visi dan misi yang telah dipaparkan, serta menjadikan OSIS SMAN 3 Sumenep lebih aktif, inovatif, dan inspiratif di masa mendatang.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, SMAN 3 Sumenep menunjukkan komitmen dalam mendidik siswa tidak hanya pada aspek akademik, tetapi juga dalam menanamkan nilai demokrasi, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial.